POTRET KETANGGUHAN SISWA SMA NEGERI 10 BANDAR LAMPUNG MENGHADAPI GELARAN ASESMEN SUMATIF AKHIR JENJANG KELAS XII
POTRET KETANGGUHAN SISWA SMA NEGERI 10 BANDAR LAMPUNG MENGHADAPI GELARAN ASESMEN SUMATIF AKHIR JENJANG KELAS XII
Bandar Lampung - Sabtu, 14 Maret 2026, menjadi hari terakhir pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ) Kelas XII di SMA Negeri 10 Bandar Lampung. Sebanyak 315 orang siswa dari Kelas XII Minat 1 — Minat 9 mempertaruhkan kemampuan akademik yang telah dipersiapkan selama beberapa bulan terakhir. Gelaran asesmen ini diadakan sebagai evaluasi akhir untuk mengukur ketercapaian kompetensi siswa di akhir jenjang pendidikan. Sesuai Permendikdasmen No. 10 Tahun 2025 tentang Standar Kompetensi Lulusan (SKL), salah satu kriteria kelulusan siswa ialah telah mengikuti Asesmen sumatif Akhir Jenjang (ASAJ) dengan standar kelulusan sesuai nilai ambang batas (KKTP) yang ditentukan oleh sekolah. Tentunya kegiatan ini menjadi monentum penentu bagi siswa kelas XII untuk menunjukkan hasil belajarnya selama 3 tahun.
Asesmen ini dilaksanakan mulai Senin sampai Sabtu pada tanggal 9—14 Maret 2026. Waktu pelaksanan bervariasi bergantung hari yang diadakan. Hari Senin, Selasa, dan Sabtu dimulai pada pukul 07.30—14.00 WIB, sedangkan hari Rabu, Kamis, Jumat dilakukan pada pukul 07.30 s.d. 12.00 WIB. Ada 21 mata pelajaran yang diujikan dan disesuaikan dengan minat kelas yang diambil, seperti Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan mata pelajaran peminatan lainnya. Sebanyak 40 soal dari setiap mata pelajaran dikerjakan oleh para siswa dengan sungguh-sungguh.
“Pelaksanaan kegiatan ASAJ dilaksanakan sesuai dengan panduan dengan baik dan tertib. Dalam pelaksanaannya siswa diharapkan menyelesaikan soal asesmen dengan baik dan jujur. Begitu juga dengan guru baik pengawas dan kepanitiaan dapat mempersiapkan dengan sungguh-sungguh terutama dalam soal yang disesuaikan dengan apa yang ingin dicapai sehingga dapat menjadi cerminan di tahun depan,” ungkap Wakil Kepala Kurikulum, Ibu Octavienty, S.Pd., saat sedang memantau pelaksanaan ASAJ.
ASAJ Kelas XII memanfaatkan pendekatan modern berbasis teknologi informasi (IT) melalui aplikasi Exambro dengan menggunakan perangkat gawai milik siswa dan diakses melalui website khusus atau juga melakukan pemindaian pada kode batang yang telah disediakan operator ujian. Aplikasi ini tentunya menjadi garda terdepan dalam mengamankan pelaksanaan ASAJ Kelas XII tahun ini. Fitur pendektesi kecurangan di dalamnya dapat meminimalisasi tindakan tidak terpuji yang akan dilakukan oleh siswa. Kesadaran atas adanya pendeteksi ini telah menjadi salah satu bukti ketangguhan siswa SMA Negeri 10 Bandar Lampung untuk menyelesaikan soal dengan kejujuran dan integritas tinggi.
Setiap ruang ujian diisi sebanyak 16—18 orang siswa yang dijaga ketat oleh 2 orang pengawas ruangan. Para siswa mematuhi tata tertib peserta ujian, seperti tidak terlambat log in dan log out, berpakaian rapi dan lengkap, membersihkan browser dari mesin pencarian, tidak melakukan komunikasi dengan peserta ujian lainnya, serta beberapa aturan ujian lainnya.
Ketegangan tampak di raut wajah para siswa setelah token ujian diberikan oleh pengawas. Semua mata segera tertuju pada puluhan soal yang menanti untuk diselesaikan. “Perasaan saya sebenarnya tegang dengan ujian kali ini, tetapi dibalik itu semua saya yakin dengan apa yang saya usahakan dengan belajar sungguh-sungguh dan latihan soal dan materi yang belum saya pahami. Semoga saya mendapat hasil yang maksimal dan seperti apa yang saya harapkan,” kata Keysha Marethabina, salah satu siswa berprestasi dalam Lomba Senam Anak Indonesia Hebat Tingkat Nasional.
Sementara itu, pengawas ruangan juga hadir 30 menit sebelum ujian berlangsung, memastikan kesiapan siswa untuk mengikuti ujian, mengedarkan daftar hadir, dan memberikan token ujian sesuai ujian yang dilaksanakan pada hari itu. Bahkan, pengawas ruang juga memastikan siswa melakukan ujian dengan jujur, membantu siswa yang terkendala gangguan internet atau gawai, dan meminta siswa log out aplikasi setelah waktu ujian berakhir. Sebanyak 44 orang guru bertindak sebagai pengawas ruangan ini turut memberikan dedikasi terbaiknya untuk menyukseskan pelaksanaan asesmen ini.
“Alhamdulillah, kegiatan ASAJ tahun 2025-2026 berjalan dengan lancar, tertib, dan kita berdoa bersama mudah-mudahan hasilnya sesuai dengan kita harapkan,” ujar Kepala SMA Negeri 10 Bandar Lampung, Bapak Drs. H. Ngimron Rosadi, M.Pd. Ia juga berpesan untuk para siswa kelas XII agar terus berjuang untuk menggapai masa depan yang lebih baik dan jangan berhenti di tingkat SMA.
Terselesaikannya ASAJ Kelas XII menjadi cerminan telah berprosesnya para calon penerus bangsa ini di bangku sekolah. Gerbang menuju pendidikan tinggi telah menampakkan wujudnya sehingga perjuangan para siswa kali ini sejatinya bukanlah tempat pemberhentian, melainkan perjuangan-perjuangan baru yang lebih ekstrem menanti untuk dihadapi. Pembekalan yang telah diberikan para guru selama 3 tahun ini diharapkan menjadi modal untuk menjawab tantangan baru di luar gerbang sekolah nanti.
***
Penulis : Selviyani Melia, M.Pd.,Gr.
Penyunting : Yulinda Aulia Dahlin, M.Pd.,Gr.
