PEMOTONGAN HEWAN QURBAN
SMA Negeri 10 Bandar Lampung Peringati Idul Adha 1447 H dengan Penyembelihan Hewan Kurban
Bandar Lampung – Hari Raya Idul Adha merupakan salah satu hari besar umat Islam yang memiliki makna mendalam tentang ketaatan, keikhlasan, pengorbanan, serta kepedulian terhadap sesama. Momentum ini menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan rasa kebersamaan melalui ibadah kurban. Oleh karena itu, peringatan Idul Adha tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat kepedulian sosial dan gotong royong melalui penyembelihan serta pembagian daging kurban. Pembagian daging kurban pada momen ini juga menjadi jembatan untuk mengurangi kesenjangan sosial, mempererat kebersamaan antarwarga, bahkan lintas agama.
Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, SMA Negeri 10 Bandar Lampung melaksanakan kegiatan penyembelihan dan pembagian hewan kurban pada Kamis, 28 Mei 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan sekolah dengan melibatkan guru, staf tata usaha, anggota OSIS, serta anggota Rohani Islam (Rohis).
Menurut panitia kurban sekaligus guru Pendidikan Agama Islam SMA Negeri 10 Bandar Lampung, Aprilia Hayatun Nufus, pada peringatan Idul Adha 1447 H tahun ini sekolah menyembelih tiga ekor hewan kurban yang terdiri atas dua ekor sapi dan satu ekor kambing.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan kurban di SMA Negeri 10 Bandar Lampung tidak hanya bertujuan menjalankan ibadah semata, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi siswa. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai keikhlasan, kepedulian sosial, serta semangat berbagi kepada peserta didik. Kami berharap siswa dapat belajar pentingnya gotong royong dan empati terhadap sesama melalui momentum Idul Adha,” ujarnya.
Kepala SMA Negeri 10 Bandar Lampung, Ngimron Rosadi, turut menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan kurban tahun ini. “Alhamdulillahirabbilalamin, pada tahun ini SMA Negeri 10 Bandar Lampung kembali melaksanakan ibadah sunah kurban sebagai bentuk pengamalan nilai-nilai keislaman. Selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan pendidikan karakter kepada seluruh keluarga besar sekolah agar dapat meneladani sikap Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, khususnya dalam nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kesabaran. Harapannya, nilai-nilai tersebut dapat tercermin dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ngimron Rosadi.
Ia melanjutkan, “Pada pelaksanaan kurban tahun ini, SMA Negeri 10 Bandar Lampung menyembelih dua ekor sapi dan satu ekor kambing. Dua ekor sapi tersebut berasal dari partisipasi 14 peserta kurban, sedangkan satu ekor kambing merupakan sumbangan dari salah satu alumni sekolah. Kami berharap jumlah peserta kurban di lingkungan sekolah dapat terus meningkat pada tahun-tahun mendatang. Pihak sekolah juga membuka kesempatan bagi wali murid, peserta didik, guru, maupun staf tata usaha yang ingin berpartisipasi dalam ibadah kurban pada tahun berikutnya.”
Proses penyembelihan dilakukan secara gotong royong oleh panitia dan warga sekolah sebagai bentuk implementasi nilai kebersamaan, keikhlasan, dan kepedulian sosial. Setelah proses penyembelihan selesai, daging kurban kemudian dibagikan menggunakan sistem kupon. Panitia menyediakan sekitar 130 kupon yang dibagikan kepada siswa SMA Negeri 10 Bandar Lampung yang berhak menerima, masyarakat sekitar sekolah, serta pengelola kantin sekolah. Di luar pembagian kupon tersebut, daging kurban juga dibagikan kepada guru, staf tata usaha, serta anggota OSIS dan Rohis yang turut membantu jalannya kegiatan kurban. Dalam pelaksanaannya, sebanyak 10 anggota OSIS dan delapan anggota Rohis terlibat aktif membantu proses penyembelihan hingga pembagian daging kurban.

Pembagian daging kurban dimulai pada pukul 13.00 WIB hingga selesai dan dipusatkan di area kantin sekolah. Proses pembagian berlangsung secara tertib dengan menggunakan sistem kupon yang telah dibagikan sebelumnya oleh panitia. Guru, staf tata usaha, anggota OSIS, dan Rohis turut bekerja sama dalam mengatur jalannya pembagian agar berjalan lancar dan merata.
Suasana kebersamaan dan gotong royong tampak dari antusiasme seluruh warga sekolah yang saling membantu selama kegiatan berlangsung.
Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap semangat berkurban dapat meningkatkan rasa empati, memperkuat ukhuwah, serta menanamkan nilai keikhlasan dan kepedulian sosial kepada seluruh peserta didik dan warga sekolah.
Penulis : Yulinda Aulia Dahlin, M.Pd.,Gr.
Penyunting : Selviyani Melia, M.Pd.,Gr.
