SMAN 10 Bandar Lampung Perkuat Karakter dan Prestasi Siswa melalui MPLS Ramah 2026, Bina Karakter, dan Bina Prestasi
Bandar Lampung – SMA Negeri 10 Bandar Lampung mengawali Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026 bagi peserta didik kelas X, Bina Karakter bagi kelas XI, dan Bina Prestasi melalui program BEST XII 2027 (Bina Ekselensi Siswa Tangguh) bagi kelas XII. Ketiga program tersebut menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam membentuk peserta didik yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan pendidikan maupun dunia kerja.
Ketua Pelaksana MPLS Ramah 2026, Adi Sanjaya, MPd., Gr., menjelaskan bahwa kegiatan MPLS dirancang untuk membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus memahami sistem pembelajaran yang akan mereka jalani.
"Tujuan MPLS tahun ini adalah mengenalkan potensi diri peserta didik, mengenalkan kurikulum yang digunakan di sekolah, mengenalkan warga sekolah, dan mengenalkan lingkungan sekolah," ujarnya.
Mengusung slogan "Kreatif Bersama, Santun Berbudaya, Smandasa Juara!", MPLS Ramah 2026 menjadi wadah bagi peserta didik baru untuk membangun karakter, mengenal budaya sekolah, serta menumbuhkan semangat belajar sejak awal memasuki jenjang pendidikan menengah.
Kepala SMA Negeri 10 Bandar Lampung, Drs. H. Ngimron Rosadi, M.Pd., menegaskan bahwa MPLS merupakan tahapan penting dalam membantu peserta didik mengenal lingkungan sekolah dan menyesuaikan diri dengan berbagai program yang dimiliki sekolah.
"MPLS mempersiapkan peserta didik untuk mengenal lingkungan, bisa menyesuaikan diri terhadap program-program yang ada di sekolah sebagai salah satu sekolah unggul di Provinsi Lampung, sehingga siswa dari berbagai latar belakang dapat bersinergi dan bersatu sehingga bisa memulai pembelajaran yang baru di SMA Negeri 10 Bandar Lampung,"ujarnya.
Selain MPLS, tahun ini sekolah juga menghadirkan inovasi melalui kegiatan Bina Karakter untuk siswa kelas XI dan Bina Prestasi untuk siswa kelas XII. Kepala SMA Negeri 10 Bandar Lampung tersebut menjelaskan bahwa kedua program tersebut dirancang untuk memperkuat pembinaan karakter sekaligus memberikan arah yang lebih jelas bagi peserta didik dalam merencanakan masa depan.
"Mulai tahun ini kami mengadakan kegiatan yang berbeda dari tahun lalu. Bina Karakter bertujuan meningkatkan karakter peserta didik, sedangkan Bina Prestasi difokuskan untuk persiapan ke perguruan tinggi ataupun memberikan pengarahan bagi siswa yang ingin langsung bekerja di kemudian hari," jelasnya.
Kegiatan Bina Karakter mendapat sambutan positif dari peserta didik. Tri Faniza mengaku memperoleh motivasi setelah mengikuti sesi bersama psikolog.
"Miss Tika selaku psikolog yang memberikan materi saat kegiatan Bina Karakter mengatakan bahwa mimpi yang besar membutuhkan usaha yang besar juga. Oleh karena itu, sekarang saya sedang berusaha memperbesar usaha saya sehingga dapat menggapai mimpi saya di kemudian hari nanti," ungkap Tri.
Hal serupa disampaikan Deandra Sabilla. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kesempatan untuk lebih mengenal diri sendiri sekaligus memperbaiki karakter.
"Saya dapat lebih mengenal diri saya sendiri dan memperbaiki karakter yang buruk sebelumnya," ujarnya.
Sementara itu, pembinaan bagi siswa kelas XII diwujudkan melalui Program BEST XII 2027 yang berlangsung selama empat hari, mulai 13 hingga 16 Juli 2026. Sebanyak 352 siswa mengikuti program yang berisi pembekalan motivasi belajar, sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA), Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), strategi memilih program studi dan perguruan tinggi, sesi berbagi pengalaman bersama alumni, hingga penyusunan komitmen belajar.
Ketua Pelaksana Bina Prestasi melalui Program BEST XII 2027, Natalia Juliana Surya, M.Pd., mengatakan bahwa program tersebut menjadi langkah awal pembinaan akademik bagi seluruh siswa kelas XII agar lebih siap menghadapi berbagai jalur seleksi masuk perguruan tinggi.
"Program BEST XII 2027 kami rancang sebagai langkah awal pembinaan bagi seluruh siswa kelas XII. Selama empat hari, peserta tidak hanya memperoleh informasi mengenai TKA, SNBP, dan SNBT, tetapi juga mendapatkan motivasi, arahan, serta gambaran tentang pentingnya mempersiapkan diri sejak awal agar mampu mencapai hasil yang maksimal," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa program ini melibatkan orang tua, komite sekolah, alumni, dunia kerja, serta berbagai lembaga mitra sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung keberhasilan peserta didik.
"Harapan kami, setelah mengikuti kegiatan ini, siswa memiliki motivasi belajar yang lebih tinggi, mampu menyusun rencana studi dengan baik, serta siap menghadapi TKA maupun seleksi SNBP dan SNBT dengan percaya diri," tutupnya.
Melalui pelaksanaan MPLS Ramah 2026, Bina Karakter, dan Bina Prestasi, SMA Negeri 10 Bandar Lampung menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembinaan yang menyeluruh kepada peserta didik. Tidak hanya mempersiapkan siswa untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah, berbagai program tersebut juga diharapkan mampu membentuk karakter yang kuat, meningkatkan motivasi belajar, serta membekali peserta didik dengan kesiapan menghadapi tantangan pendidikan tinggi maupun dunia kerja.
Penulis : Yulinda Aulia Dahlin, M.Pd., Gr.
Penyunting : Selviyani Melia, M.Pd., Gr.
